Skip to main content

Langkah import

  1. Unduh Template — klik tombol Unduh Template. File template-import-aset.csv tersimpan berisi baris judul kolom + satu baris contoh.

  2. Isi data di file itu (pakai Excel / Google Sheets). Kolom yang tersedia, berurutan: asset_tag, name, category, brand, model, serial_number, location, assigned_to, vendor, status, condition, purchase_date, purchase_cost, warranty_until, notes

    • category: isi kode (laptop_pc, handphone, monitor, printer_scanner, network, furniture, electronic, other) atau labelnya (Laptop / PC, Handphone, dst.)
    • assigned_to: nama atau email karyawan pemegang
    • vendor: nama vendor
    • Semua tanggal ditulis format YYYY-MM-DD (contoh 2026-04-24)
  3. Pilih File CSV — klik area pilih berkas dan pilih file yang sudah diisi.

  4. Preview — klik tombol Preview. Sistem membaca file tanpa menyimpan apa pun, lalu menampilkan ringkasan.

  5. Periksa ringkasan:

    • Total baris — jumlah baris data
    • Akan dibuat (hijau) — aset baru
    • Akan diperbarui (biru) — aset dengan kode yang sudah ada, datanya akan di-update
    • Dilewati (error) (merah) — baris bermasalah yang tidak akan diproses

    Di bawahnya ada tabel rinci per baris: nomor Baris, Status (Baru / Perbarui / Error), Kode Aset, dan Catatan penjelasan bila ada error.

  6. Import Sekarang — bila hasil preview sudah benar, klik tombol Import Sekarang (… baris). Muncul pesan "Import selesai". Baris error otomatis dilewati.

📷 Gambar belum tersedia — Hasil Preview Import (halaman Import → setelah klik Preview)

⚠️ Perhatian: Import bersifat idempotent — bila kode aset di file sudah ada di sistem, datanya diperbarui, bukan digandakan. Jadi aman menjalankan import ulang untuk file yang sama; aset tidak akan dobel.

⚠️ Perhatian: Bila Anda mengganti file setelah preview, tombol Import terkunci dan muncul peringatan "File berubah — jalankan Preview ulang dulu". Ini mencegah Anda melihat angka file A tetapi meng-import file B. Klik Preview lagi.