3.2. Tombol Aksi Status
Tepat di bawah header muncul deretan tombol status yang boleh Anda lakukan saat ini (tergantung status & peran). Label tombolnya:
| Tombol | Artinya |
|---|---|
| Mulai Kerjakan | Ubah ke In Progress — mulai menangani |
| Tandai Pending | Tunda sementara (menunggu sesuatu) |
| Tahan (On Hold) | Tahan dengan alasan resmi (butuh isian) |
| Resolusikan | Tandai selesai (butuh solusi) |
| Tutup | Tutup tiket |
| Buka Ulang | Buka lagi tiket yang sudah selesai |
| Batalkan | Batalkan tiket |
📷 Gambar belum tersedia — Tombol Aksi Status (detail tiket, deretan tombol status di bawah judul)
Untuk status sederhana (Mulai Kerjakan, Tandai Pending, Tutup, Batalkan), muncul kotak konfirmasi "Ya / Batal". Untuk Tahan, Resolusikan, dan Buka Ulang, muncul jendela isian khusus (dibahas di bawah).
Alur normal sebuah tiket: Open/Assigned → Mulai Kerjakan (In Progress) → (opsional Tahan/Pending) → Resolusikan → Tutup. Dari Resolved/Closed, tiket masih bisa Buka Ulang bila masalah kembali.
⚠️ Perhatian: Anda hanya bisa memindahkan status sesuai alur yang wajar. Contoh: dari In Progress Anda bisa ke Pending, On Hold, Resolved, atau Cancelled — tapi tidak langsung ke Closed. Kalau transisi tidak diizinkan, sistem menolaknya.
Tahan (On Hold) + alasan
Klik Tahan (On Hold). Muncul jendela "Tahan Tiket (On Hold)".
- Pilih Alasan penahanan (wajib). Pilihannya mengikuti aturan layanan, antara lain:
- Menunggu suku cadang (indent/impor)
- Perbaikan oleh vendor / service center
- Proses klaim garansi ke produsen
- Menunggu persetujuan anggaran
- Menunggu pengadaan aset pengganti
- Gangguan dari penyedia internet (ISP)
- Pemadaman listrik dari PLN
- Menunggu persetujuan/keputusan manajemen
- Force majeure (bencana/kebakaran/banjir)
- Kerusakan akibat kelalaian/penyalahgunaan pengguna
- Aset tidak dapat diakses / masih digunakan
- Keterlambatan vendor/distributor
- Isi Catatan (opsional) — mis. "menunggu suku cadang tiba".
- Klik Tahan.

💡 Tips: Selama On Hold (dan Pending), hitung mundur SLA berhenti otomatis dan dilanjutkan lagi saat tiket dikerjakan kembali. Jadi menahan tiket karena alasan sah tidak membuat SLA Anda jebol tanpa alasan. Sebuah banner kuning "Ditahan: …" tampil di detail selama tiket on-hold.
Lanjutkan (dari Pending / On Hold)
Saat tiket Pending atau On Hold, muncul tombol Mulai Kerjakan untuk mengaktifkannya kembali (kembali ke In Progress). Alasan penahanan otomatis dibersihkan (jejaknya tetap tercatat di Riwayat).
Tandai Selesai Diagnosis
Saat tiket sedang dikerjakan dan Anda sudah tahu akar masalahnya, klik Tandai Selesai Diagnosis. Ini mencatat tercapainya milestone Diagnosis pada SLA. Tombol ini hilang setelah diagnosis ditandai.
📷 Gambar belum tersedia — Tandai Selesai Diagnosis (detail tiket, baris aksi lanjutan)
Turunkan Prioritas
Kalau ternyata tiket tidak seurgent yang dilaporkan, Anda bisa menurunkan prioritas (tidak bisa menaikkan). Pada baris aksi lanjutan, pilih prioritas yang lebih rendah dari dropdown "Turunkan prioritas…" lalu klik Terapkan.
Tunda (Snooze) & Bangunkan (Wake)
Berbeda dengan On Hold, Snooze menunda tiket sampai waktu tertentu lalu mengaktifkannya lagi otomatis.
- Klik Snooze. Muncul jendela "Snooze Tiket".
- Isi Tunda sampai (tanggal & jam, wajib) dan Alasan (opsional).
- Klik Snooze. Lencana "Ditunda s/d …" tampil di detail.
Untuk membangunkan lebih awal, klik Wake (muncul konfirmasi "Batalkan snooze?").
